Selasa, 31 Maret 2015

STRUKTUR DATA

FUNGSI
   Latihan 1. Codingnya : 
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>
int f_x_y (int x, int y)
{
    return(2*x+5*y);
}
int main()
{
    int a,b;
    printf("a= ");scanf ("%i",&a);
    printf("b= ");scanf ("%i",&b);
    printf("Hasilnya Adalah %i",f_x_y(a,b));
    getch();
    return 0;
}
       Latihan 2. Codingnya :
#include <stdio.h>
#include <iostream>
#include <conio.h>
#include <math.h>
int f_x_y(int x, int y)
{
    return(3*x+7*(y*y));
}
int Max(int a, int b)
{
    if (a>=b)return a;else return b;
}
int Max3(int a,int b,int c)
{
    if(a>=c) return a;if (b>=c)
        return b;
    else
        return c;
}

int main()
{
    int x,y;
    int a,b,besar,i,j,k,besar2,l,penanggalan,m;
    printf("Masukkan bilangan untuk x = ");
    scanf("%d",&x);
    printf("Masukkan bilangan untuk y = ");
    scanf("%d",&y);
    printf("hasil 3x+7y^2= %d\n",f_x_y(x,y));
    printf("=============================\n");
    printf("Masukkan bilangan untuk a = ");
    scanf("%d",&i);
    printf("Masukkan bilangan untuk b = ");
    scanf("%d",&j);
    besar=Max(i,j);
    printf("Bilangan yang besar= %d\n",besar);
    printf("=============================\n");
    printf("Masukkan bilangan untuk a = ");
    scanf("%d",&l);
    printf("Masukkan bilangan untuk b = ");
    scanf("%d",&j);
    printf("Masukkan bilangan untuk c = ");
    scanf("%d",&k);
    besar2 = Max3(l,j,k);
    printf("Bilangan yang besar= %d\n",besar2);
    printf("=============================\n");
    getch();
    return 0;
   
}

 
REKURSI

     Latihan 1. Codingnya :
#include <stdio.h>
#include <iostream>
using namespace std;
long fibonacci (long n)
{
    if (n==1 || n==2)
   
            return 1;
    else   
   
    return (fibonacci(n-1)+fibonacci(n-2));
}

 main()
{
    int n;

    printf("Mencari Nilai Fibonacci \n");
    printf("Masukkan Nilai x :");
    scanf("%d",&n);
    printf("Nilai Fibonacci dari %d=%d\n ",n,fibonacci(n));  
                                    

    Latihan 2. Codingnya :
#include <stdio.h>
using namespace std;

float factorial (float x )
{
    if (x ==1)
    {
         return(1);
}
    else
    {
  
    return(x * factorial(x-1));
}}
    main()
{

        int i;
   {
            
            for(i=1;i<10;i++)
                printf("%1.0f \n",factorial(i));
}
}
STRUCT


  Latihan 1. Codingnya :
#include <iostream>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>

typedef struct Mahasiswa {
char NIM [12];
char nama [50];
float ipk;
};

int main (){
Mahasiswa mhs[2];
int i;
 for (i=0;i<1;i++){
 printf("NIM = ");scanf("%s",mhs[i].NIM);
 printf("NAMA = ");scanf("%s",mhs[i].nama);
 printf("IPK = ");scanf("%f",&mhs[i].ipk);
 }
 for (i=0;i<1;i++){
 printf("Data Anda : \n");
 printf("NIM : %s\n",mhs[i].NIM);
 printf("Nama : %s\n",mhs[i].nama);
 printf("IPK : %f\n",mhs[i].ipk);
 }
 getch();
 }
    Latihan 2. Codingnya :
#include <iostream>
#include <string>
#include <sstream>
#include <conio.h>
using  namespace std;

struct movies_t{
 string title;
 int year;
 } mine,yours;

 void printmovie (movies_t movie);
 int main()
 {
 string mystr;
 mine.title = "2001 A space Odyssay";
 mine.year = 1968;

 cout<<"Enter Title : ";
 getline (cin,yours.title);
 cout<<"Enter Year : ";
 getline (cin,mystr);
 stringstream(mystr) >> yours.year;

 cout<<"My Favoriet Movie is :\n ";
 printmovie (mine);
 cout<<"And Yours is  :\n ";
 printmovie (yours);
 return 0;
 }
 void printmovie (movies_t movie)
 {
 cout << movie.title;
 cout << "( << movie.year << )\n ";
 getch();
 }
Read More..

Rabu, 25 Maret 2015

LOGIKA PREDIKAT DAN lOGIKA PROPOSISI

            Bagian A                                              A (No 1-5)
          Bagian B                                                     No. 1            
                                                                                No. 2

                                                                            N0. 3

Read More..

LOGIKA PREDIKAT

1.      Andi adalah seorang mahasiswa
2.      Andi masuk Jurusan Elektro
3.      Setiap mahasiswa elektro pasti mahasiswa teknik
4.      Kalkulus adalah matakuliah yang sulit
5.      Setiap mahasiswa teknik pasti akan suka kalkulus atau akan membencinya
6.      Setiap mahasiswa pasti akan suka terhadap suatu matakuliah
7.      Mahasiswa yang tidak pernah hadir pada kuliah matakuliah sulit, maka mereka pasti tidak suka terhadap matakuliah tersebut
8.      Andi tidak pernah hadir kuliah matakuliah kalkulus
Maka harus terlebih dahulu diubah ke dalam bentuk klausa sebagai berikut :
1.mahasiswa (Andi)
2.Elektro (Andi)
3.¬ Elektro (x1) v Teknik (v1)
4.sulit (Kalkulus)
5.¬ Teknik (x2) v suka (x2, Kalkulus) v benci (x2, Kalkulus)
6.suka (x3, f1 (x3))
7.¬ mahasiswa (x4) v ¬ sulit (y1) v hadir (x4, y1) v ¬ suka (x4, y1)
8.¬ hadir (Andi, Kalkulus)
Read More..

SISTEM OPERASI



1). Apa yang dimaksud dengan:
Batch system yaitu pengumpulan job yang sama dalam satu angkatan.
Multiprogramming yaitu program sistem operasi yang bekerja dalam sebuah CPU dimana sistem operasinya mempunyai kemampuan untuk mengakses beberapa aplikasi sekaligus dalam waktu yang (hampir) bersamaan.
Time sharing yaitu sistem komputasi interaktif, dimana sistem komputer menyediakan komunikasi online antara user dengan sistem.
Paralel (multiprocessor) yaitu sistem yang mempunyai lebih dari satu processor yang dapat berkomunikasi, membagi bus, clock dan juga perangkat memori dan peripheral.
Terdistribusi yaitu sistem komputer yang mendistribusikan komputasi diantara beberapa processor, processor berkomunikasi dengan processor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon.
Cluster yaitu sistem komputer yang memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder (storage) bersama-sama.
Real time yaitu sistem yang digunakan jika sistem operasi memerlukan ketepatan waktu dari processor atau aliran.
Handhleld yaitu sistem yang lebih kecil dari mikrokomputer yang mempunyai memori yang terbatas, kecepatan rendah dan display screen yang kecil.
(2). Apa perbedaan sistem single programming dan multiprogramming?
Pada single programming, satu processor mengerjakan satu program yang ada di memori utama, sedangkan pada multiprogramming satu processor dapat mengerjakan banyak program yang ada di memori utama.
(3). Apa perbedaan symmetric dan asymmetric multiprocessing?
Pada symmetric multiprocessing tiap processor mempunyai sistem operasi yang sama dan dapat melakukan komunikasi antar processor, sedangkan asymmetric multiprocessing satu processor berfungsi sebagai master processor yang bertugas mengatur penjadwalan dan mengalokasikan kerja tiap processor dan processor lain berfungsi sebagai slave.
(4). Apa perbedaan sistem paralel dan sistem terdistribusi?
Jika pada sistem paralel tiap processor dapat menggunakan memori atau clock bersama-sama, sedangkan pada sistem terdistribusi kumpulan processor tidak dapat digunakan secara bersamaan.
(5). Perbedaan sistem terdistribusi dan sistem terklaster?
Sistem terdistribusi adalah mendistribusikan komputasi di antara beberapa processor. Processor berkomunikasi dengan processor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sedangkan sistem terklaster adalah pengembangan dari sistem terdistribusi. Perbedaan sistem terklaster dengan sistem terdistribusi adalah pada sistem terklaster memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder (storage) bersama-sama. Sistem terklaster mempunyai kehandalan sistem yang tinggi seperti pada sistem terdistribusi.
(6). Apa yang dimaksud symmetric dan asymmetric clustering?
Symmetric clustering dimana semua host menjalankan aplikasi, sedangkan asymmetric clustering dimana satu server menjalankan aplikasi sementara server lainnya standby.
(7). Sebutkan keuntungan menggunakan sistem terdistribusi!
Resource sharing
Jika sejumlah site yang berbeda dihubungkan, maka user pada site satu dapat menggunakan sumber daya dari site lainnya. Sebagai contoh, user pada site A dapat menggunakan printer laser dari site B. Sebaliknya user B dapat mengakses file user A.
Meningkatkan kecepatan komputasi
Jika komputasi tertentu dapat dipartisi dalam sejumlah sub komputasi yang dapat berjalan secara konkuren, maka sistem terdistribusi dapat mendistribusikan komputasi pada beberapa site untuk menjalankan komputasi secara konkuren.
Lebih handal
Jika satu site gagal pada sistem terdistribusi, sisa site dapat melanjutkan operasinya. Jika sistem dibagi sejumlah instalasi besar, maka kegagalan salah satunya tidak berakibat pada sisa sistem. Sebaliknya, jika sistem dibagi dalam sejumlah mesin kecil, masing-masing bertanggungjawab pada fungsi sistem yang penting (misalnya: terminal karakter I/O atau sistem file), maka satu kegagalan dapat menghentikan operasi dari keseluruhan sistem. Secara umum, jika terjadi redudansi pada sistem (baik perangkat keras maupun perangkat lunak), sistem dapat menjalankan operasinya meskipun beberapa site gagal.
Komunikasi
Terdapat beberapa anggota program yang memerlukan mengganti data dengan data lain pada satu sistem. Sistem Windows contohnya, sering terjadi membagi data atau transfer data antara display. Jika beberapa site dihubungkan dengan lainnya dengan jaringan komunikasi, processor pada site yang berbeda dapat menukar informasi. User melakukan transfer file atau komunikasi dengan user lain melalui electronic mail. Seorang user dapat mengirim mail ke user lain pada site yang sama atau site yang berbeda.
Read More..

Rabu, 18 Maret 2015

PIB



BAB I
PENDAHULUAN

  1.1            KECERDASAN BUATAN

Kecerdasan Buatan adalah salah satu cabang Ilmu pengetahuan berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal Ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi berpikir dari kecerdasan/Inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal oleh komputer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih fleksibel dan efisien dapat diambil tergantung dari keperluan, yang mempengaruhi bagaimana wujud dari perilaku kecerdasan buatan. AI biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya. Kemampuan untuk mengkombinasikan pengetahuan dari semua  bidang ini pada akhirnya akan bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya menciptakan suatu kecerdasan buatan.
Lingkup utama kecerdasan buatan:
  1. Sustem pakar. Komputer digunakan sebagai saran untuk menyimpan pengetahuan para pakar. Dengan demikian komputer akan memiliki keahlian untuk menyelesaikan masalah dengan meniru keahlian yang dimiliki para pakar
  2. Pengolahan bahasa alami. Dengan pengolahan bahasa alami ini diharapkan user mampu berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
  3. Pengenalan ucapan. Melalui pengenalan ucapan diharapkan manusia mampu berkomunikasi dengan komputer dengan menggunakan suara.
  4. Robotika dan Sistem sensor
  5. Computer vision, mencoba untuk dapat mengintrepetasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer
  6. Intelligent Computer aid Instruction. Komputer dapat digunakan sebagai tutor yang dapat melatih dan mengajar
Keuntungan Kecerdasan Buatan :
  1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
  2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama. Disamping itu suatu keahlian tidak akan pernah bisa diduplikasi secara lengkap. Sedangkan jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebuat dapat ditransfer atau disalin dengan mudah dan cepat dari satu komputer ke komputer lain
  3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
  4. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
  5. Kecerdasan buatan dapat didokumentasikan. Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
  6. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami
  7. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan kecerdasan alami.

1.2       REPRESENTASI PENGETAHUAN
Representasi Pengetahuan adalah metode yang digunakan untuk mengodekan pengetahuan dalam suatu sistem pakar. Yang dimaksudkan untuk menangkap sifat-sifat penting problema dan membuat informasi itu dapat diakses oleh prosedur pemecahan problema.
Pengetahuan dibedakan menjadi 3 klasifikasi yaitu:
  1. Prodecural Knowledge adalah pengetahuan yang berkaitan dengan prosedur atau cara untuk melakukan sesuatu. Contohnya, bagaimana cara mendidihkan air dalam panci.
  2. Declarative Knowledge adalah pengetahuan untuk dapat menentukan nilai benar dan salah suatu hal. Contohnya, jangan celupkan tangan anda dalam air yang mendidih.
  3. Tacid Knowledge kadang disebut juga sebagai “unconscious knowledge”, karena pengetahuan tidak dapat diekspresikan atau didefinisikan dengan bahasa. Contohnya, bagaimana menggerakkan tangan.

Model Representasi Pengetahuan
Pengetahuan dapat dipresentasikan dalam bentuk yang sederhana atau kompleks, tergantung dari masalahnya. (Schnupp, 1989)
Terdapat beberapa model atau bentuk representasi pengetahuan yang telah dikembangkan, yaitu :
  • Logika
  • Jaringan Semantik (Semantic nets)
  • Object-Attribute-Value (OAV)
  • Bingkai (Frame)
  • Aturan Produksi (production rule)
Logika
  • Suatu pengkajian ilmiah tentang serangkaian penalaran, sistem kaidah, dan prosedur yang membantu penalaran.
  • Komputer harus dapat menggunakan proses penalaran deduktif dan induktif kedalam bentuk yang sesuai dengan manipulasi komputer, yaitu logika simbolik atau matematika.
Jaringan Semantik ( Semantic nets)
Jaringan Semantik adalah tehnik representasi dalam artificial intelligence klasik untuk informasi proposional, sehingga sering kali disebut sebagai poporsional network. Proposisi adalah pernyataan yang dapat bernilai benar atau salah dan merupakan bentuk pengetahuan deklaratif.
Semantic network pertama kali dikembangkan untuk AI sebagai cara untuk mempresentasikan memory dan pemahaman bahasa manusia. Struktur semantic nets berupa grafik dengan node (simpul) dan arc (ruas) yang menghubungkannya

Bentuk object-attribute-value triple daapat digunakan untuk mempresentasikan semua karakteristik pengetahuan dalam semantic net dan digunakan pada sistem pakar MYCIN untuk mendiagnosa penykit infeksi.
Bingkai (Frame)

Salah satu tipe skema objek yang tipikal dalam situasi tertentu. Karakteristik dasar frame adalah frame mempresentasikan pengetahuan yang terkait mengenai sebuah subjek yang sempit dan memiliki default. Sistem frame adalah pilihan yang baik untuk mendeskripsikan peralatan mekanik seperti mobil.
Frame mencoba memodelkan obyek yang ada di dunia nyata menggunakan pengetahuan generik untuk atribut yang banyak dimiliki oleh obyek dan pengetahuan spesifik untuk kasus khusus.
Aturan_Produksi (Production Rule)

Aturan produksi adalah jenis representasi pengetahuan yang paling umum digunakan karena memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan dengan kekurangannya.

BAB II
PEMBAHASAN
Dalam menyelesaikan masalah tentu membutuhkan pengetahuan yang cukup. Selain itu sistem harus bissa untuk menalar. Representasi pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan penalaran dalam bidang kecerdasan buatan merupakan hal yang penting. Meskipun suatu sistem memiliki banyak pengetahua, namun jika tidak memiliki kemampuan untuk menalar akan percuma saja. Sebaliknya jika sistem memiliki kemampuan yang handal untuk menalar tapi basis pengetahuan yang dimilikinya tidak cukup, maka solusi yang diperolehnya menjadi tidak maksimal. Banyak cara untuk menyatakan representasi pengetahuan dan setiap cara mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Adapun cara untuk representasi pengetahuan adalah:

·         Kalkulus Predikat
·         Logika
·         Pohon
·         Frame
·         Script.
·         Semantic Network
Di sini saya mengambil contoh sebuah kasus dari kategori representasi pengetahuan yakni LOGIKA ATAU PROLOG.
Logika adalah bentuk representasi yang paling tua. Representasi jenis ini menggunakan ekspresi-ekspresi dalam logika formal untuk mempresentasikan basis pengetahuan. Pada dasarnya proses logika adalah proses membentuk kesimpulan dan menarik suatu inferensi berdasarkan fakta yang telah ada. Input dari proses logika berupa premis atau fakta-fakta yang diakui kebenarannya sehingga dengan melakukan penalaran pada proses logika dapat dibentuk suatu inferensi atau kesimpulan yang benar pula.
Contoh fakta atau studi kasus sederhana yang akan direpresentasikan secara logika adalah sbb :
Helder adalah anjing
Fakta dalam bahasa Inggris tersebut dapat direpresentasikan secara logika, yaitu :
Anjing(Helder)




            Contoh lain representasi pengetahuan dalam prolog :



 
 Dari parse tree di atas dapat dibuat representasinya secara logika sebagai berikut :
Putra Labiba adalah Raihan
Putra Raihan adalah Arif,Putrinya Raihan adalah Farah
Putra Arif adalah Farhan dan Arfan
Putrinya Farah adalah Naura
Putranya Farhan adalah Yudas dan Dens
Putrnya Arfan adalah Jeksi
Putranya Naura adalah Frangko
Putrnya Yudas adalah Yusuf dan Denis
Putranya Dens adalah Ferry
Putranya Jeksi adalah Odi
Putranya Frangko adalah Theo
Putranya Denis adalah Stev dan Jum
Putrinya Ferry adalah Madah
Putranya Odi adalah Doni, Putrinya Odi adalah Novi
Putrinya Theo adalah Yuni

















BAB III
KESIMPULAN
  1. Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia yang pelupa. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
  2. Kecerdasan buatan lebih mudah diduplikasi dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain butuh proses dan waktu lama. Disamping itu suatu keahlian tidak akan pernah bisa diduplikasi secara lengkap. Sedangkan jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebuat dapat ditransfer atau disalin dengan mudah dan cepat dari satu komputer ke komputer lain
  3. Kecerdasan buatan lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibanding dengan harus mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
4.      Adapun cara untuk representasi pengetahuan adalah:
·         Logika
·         Pohon
·         Frame
·         Script.
·         Semantic Network
5.      Jika suatu masalah dideskripsikan dengan menggunakan representasi yang tepat, maka dapat dipastikan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan.
6.      Dengan representasi yang tepat akan didapatkan jawaban yang tepat pula terhadap suatu permasalahan.
7.      Membangun sebuah system kecerdasan buatan membutuhkan beberapa pertanyaan mendasar tentang pengetahuan.









DAFTAR PUSTAKA

















MAKALAH PENGANTAR INTELEGENSI BUATAN
(REPRESENTASI PENGETAHUAN)
Dosen Pengampu : Marleni Anike, S.Kom.,M.T




FRANCISCO C. J. DE MELO
No. Mhs : 13110244


FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA
STIKOM ARTHA BUANA KUPANG
2015

Read More..

Gunakan Google Chrome Untuk Mendapatkan Tampilan Terbaik Blog Ini ( ^_^ )